Posted by: agriculturesupercamp | December 19, 2007

Arowana Unik: Semakin Langka, Kian Mahal

 Foto : Koleksi Franz J.B.

Ikan kelainan tidak selalu disortir. Buktinya ikan arowana. Siluk cacat yang langka justru kerap dihargai sangat mahal. Keberadaanyapun banyak diincar kolektor.

Arowana memang jenis ikan dengan harga jual selangit. Seekor bayi arowana super red seukuran buah pisang harganya sama dengan motor baru. Harga ini akan semakin melambung tinggi jika arowana memiliki keunikan dan tidak dimiliki oleh arowana jenis lain. Kondisi fisik seperti ini sebenarnya adalah cacat. Namun berkat cacat yang disandang tersebut arowana bisa tampil unik dan langka.

Kelainan bentuk tubuh

Beberapa keunikan pendongkrak harga arowana diantaranya yaitu Ie thiaw lung alias sisik naga. Jenis arowana seperti ini memiliki sisik di punggung yang lurus tidak terputus dari kepala sampai pangkal ekor. Arowana seperti ini dipercaya bisa mengundang hoki alias keberuntungan bagi pemiliknya.

Kondisi fisik lain yang juga membuat arowana menjadi langka dan unik adalah bentuk badannya yang melengkung menyerupai sendok. Arowana ini memiliki pustur punggung melengkung. Sehingga bagian kepalanya lebih rendah bila dibandingka dengan posisi punggungnya.

Arowana bertubuh nyendok itu bukan arowana bungkuk. Lengkungan di punggung arowana sendok tidak setegas lengkungan punggung arowana bungkuk. Biasanya punggung arowanan sendok melengkung secara pelan dari setengah badan sampai ke bagian ujung kepala.

Arowana parrot termasuk salah satu jenis arowana unik. Sama seperti jenis arowana sendok. Bagian kepala arowana parrot melengkung ke arah bawah. Hanya saja, bagian lengkungan parrot lebih tajam bila dibandingkan dengan punggung arowana sendok. Lengkungan yang tegas tersebut berbentuk menyerupai paruh burung pakit. Keluarga burung parrot. Sepintas, bagian melengkung tadi nampak menonjol seperti punuk sapi.

Ukuran panjang sirip yang tidak sewajarnya juga membuat tampilan arowana menjadi unik dan cantik. “Arowana Super Red Gondrong” demikianlah Edo peternak arowana yang tinggal di Jakarta memberi julukan ikan kebanggaannya itu. Arowana ini memiliki sirip-sirip menjuntai panjang. Berwarna merah pekat. Sehingga ketika berenang, sirip-sirip itu menyerupai selendang.

Arowana gondrong ini cenderung memiliki sisik di badan tidak terlalu merah layaknya jenis arowana super red yang normal. Hanya saja warna selendangnya memang boleh dikatakan sangat pekat. Berwarna merah agak keunguan. Arowana gondrong tersebut diperoleh ketika Edo melakukan panen di kolamnya yang berlokasi di Kalimantan.

Warna sisik langka

Warna yang tidak lazim juga bisa memberikan keunikan bagi arowana. Sebagai contoh adalah arowana puple red. Sebenarnya ikan ini masih termasuk varietas arowana super red. Keberadaannya sangat langka. Arowana seperti ini memiliki warna sisik merah tua dengan bagian tengahnya berwarna keungguan.

Warna langka lain yang juga tak kalah unik adalah jenis arowana platinum. Dijuluki platinum lantaran memiliki badan dengan warna putih bersih keperakan menyerupai emas putih alias platina. Dalam kondisi lingkungan tertentu arowana super red bis menjilma menjadi arowana bersisik platinum. Jadi, arowana seperti ini bisa dimanipulasi.

Menurut penuturan Hans T. Winata, pehobi ikan arowana dari Bandung, arowana platinum bisa dihasilkan dengan jalan memanipulasi GH air dalam akuarium menjadi lebih tinggi dari kondisi standar yang diinginkan oleh arowana. Derajat GH tesebut berkisar antara 5 – 3. Arowana seperti ini akan memiliki ring yang lebar-lebar. Warnanya cenderung pucat keputihan.

Namun demikian, kondisis seperti di atas tidak bersifat permanen. Warna perak atau platinum yang permanen cuma dimiliki arowana yang sejak dilahirkan memang membawa sifat atau gen perak. Selain itu, arowana platinum yang dimanipulasi masih menyisakan sedikit warna merah di setiap tepi siripnya. Sedangkan arowana platinum yang sejati warna siripnya putih bersih. Hanya saja, perlakuan GH seperti ini akan mengakibatkan arowana mengalami gangguan organ reproduksi. Jadi disarankan hanya dilakukan untuk pehobi saja. Bukan untuk tujuan budidaya.

Arowana platinum bukan arowana silver. Arowana platinum termasuk dalam keluarga Scleropages. Sedangkan arowana silver termasuk kedalam keluarga Osteoglossum. Bentuk badanyapun berbeda. Arowana platinum memiliki tubuh tebal. Sirip punggung dan siri perut terpisah dari sirip ekor. Sedangkan arowana silver bentuk badannya lebih tipis. Sirip punggung dan sirip perut nyambung dengan sirip ekor.

Meski unik dan harganya selangit, arowana-arowana tersebut butuh perawatan yang tidak berbeda dengan jenis arowana yang biasa-biasa saja. Hanya saja, kualitas air harus benar-benar bermutu tinggi. Anda bisa menyuguhkan menu layaknya arowana lain. Semisal ikan mas kecil, lele, kelabang, udang dan jangkerik.

Khusus untu arowana unik bersirip gondrong butuh perawatan yang ekstra. Masaahnya,siripnya yang panjang itu sangat rawan sobek dan terjangkit penyakit. Semisal fin root. Penyakit seperti itu bisa diatasi dengan jalan menjaga keseimbangan pH air dan kebersihan air dalam akuarium. Arowana bisa hidup sehat bila dipelihara di dalam air berkisaran pH 6 – 6,5.

Tips Bila listrik Mati

Sistim filterisasi yang macet akibat listrik padam dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan kandungan Nitrat dalam akuatrium berjibun. Akibatnya aro bisa mati lemas karena menghirup zat beracun itu.

Hal seperti itu bisa diatasi dengan jalan mengganti air setiap 6 jam sekali. Setengah dari volume air di dalam akuarium diganti dengan air baru. Selama mengganti disarankan juga melakukan penyifonan kotoran dalam akuarium. Sebaiknya dihindari jenis pakan hidup yang mudah mati. Semisal ikan dan udang. Pakan seperti itu juga akan menghabiskan cadangan oksigen terlarut dalam akuarium.


Categories

%d bloggers like this: